Langsung ke konten utama

Kuliner Pemalang - Nasi Grombyang H. Warso


Kuah serupa soto yang segar yang berwarna pekat dengan parutan sangrai kelapa yang dibiarkan "mengotori" semangkuk nasi, plus pecahan daging sapi yang gurih dan taburan bawang daun, seolah mengharuskan kita yang tengah melintasi kota Pemalang untuk merasakan Nasi Grombyang ini. Apalagi ditambah dengan sate sapi dalam balutan bumbu kelapa yang legit sebagai pelengkapnya.


#411
Kuliner Pemalang
Nasi Grombyang H. Warso
Jl. R.E. Martadinata Pelutan, Pemalang, Jawa Tengah
Telp: 0284-325460


Seorang kawan baikku yang orisinil orang Pemalang, selalu mengiming-imingi kelezatan Nasi Grombyang yang hanya dapat ditemui di kota Pemalang. Tak heran, begitu aku ada kesempatan untuk berkunjung, hanya satu yang ada di pikiran dikala itu yaitu harus dapat menyempatkan diri merasakan kelezatan masakan khas Pemalang ini. Nasi Grombyang H. Warso menjadi salah satu destinasi masakan Pemalang yang banyak dikunjungi para pelanggannya baik yang berasal dari dalam kota maupun para tamu yang tengah berada atau melintasi kota ini. Tak terkecuali aku yang sudah usang ingin tau akan cita rasa Nasi Grombyang ini. Jam belum memperlihatkan waktu makan siang ketika aku menyambangi daerah ini, tapi para pelanggan sudah memenuhi sekitar 75% dingklik yang tersedia. Tidak usang sehabis aku pesan, semangkuk Nasi Grombyang hadir di hadapan saya. Nasi dalam mangkuk kecil disiram kuah berwarna pekat dengan adonan kelapa sangrai yang seolah menciptakan kuahnya keruh. Potongan daging sapi pun hadir dengan taburan bawang daun dan bawang goreng. Seperti biasa ritual yang aku jalani dalam merasakan hidangan berkuah yaitu tidak terburu-buru menyantap isi nasinya. Pertama aku seruput dulu kuahnya, ada rasa gurih yang kaya rempah dengan parutan kelapa sangrai yang sengaja dibiarkan "mengotori" kuahnya untuk mempertegas rasa gurih itu yang muncul dari cita rasa kaldu daging sapi. Daging sapinya pun terasa elok, potongannya terasa empuk dengan rasa bumbu yang meresap ke setiap serat dagingnya.


Tak hanya sajian nasi grombyangnya, tersaji pula piring yang penuh dengan sate daging sapi yang sulit untuk ditolak panggilannya. Tapi tunggu dulu, sate ini tidaklah menyerupai layaknya sate yang biasa kita santap. Sate ini terbalut bumbu kelapa yang menghadirkan rasa gurih dari kelapa berpadu dengan semburat rasa manis. Sangat cocok untuk dipadupadankan dengan hidangan utama sang nasi grombyang. Porsi mangkuk yang kecil pun menciptakan kita tak sadar menghabiskannya dalam waktu singkat, dan segera berujar "Mas, satu lagi!"


Konon dulu, daging pada nasi grombyang ini beserta satenya memakai daging kerbau. "Tapi kini nyari daging kerbau susah, jarang yang jual. Makanya kita pake daging sapi", begitu kata salah seorang pegawai yang melayani kami ketika membayar masakan yang kita santap. Seporsi Nasi Grombyang di sini harus ditebus dengan harga Rp. 16.000, sedangkan satu tusuk sate sapinya harganya Rp. 4.000. Lokasi Nasi Grombyang H. Warso ini berada di Jl. RE Martadinata, tak jauh dari alun-alun kota Pemalang. Kedai ini buka semenjak pagi, sekitar pukul 9 hingga malam hari sekitar pukul 10. Dan menjelang malam tiba, ruas jalan RE Martadinata ini semakin ramai dengan banyaknya para pedagang kaki lima yang memperlihatkan sajian masakan lain dari Kota Pemalang ini termasuk beberapa kedai nasi grombyang. Silakan pilih penjaja yang mana, tapi jangan pernah tinggalkan kota Pemalang tanpa merasakan Nasi Grombyang.

Peta dan Alamat Nasi Grombyang H. Warso:
Jl. R.E. Martadinata Pelutan, Pemalang
Koordinat GPS: -6.88702, 109.38057


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...