Langsung ke konten utama

Kuliner Pekanbaru - Mieso Paklek


#400
Kuliner Pekanbaru
Mieso Pak Lek
Jl. Thamrin Ujung - Pekanbaru

Tak ada plang nama apapun, yang ada hanyalah kerumunan orang di beberapa meja yang tengah bersantap serta sebagian lagi bangun menunggu giliran untuk sanggup mendapat tempat duduk. Padahal jam dikala itu mengatakan jam 11 siang, belum masuk waktu makan siang pun sudah usai waktu sarapan pagi. Itulah pemandangan yang terlihat hampir setiap harinya di kedai Miso Paklek, begitulah tempat ini dikenal, walau tanpa papan nama atau goresan pena apapun terpasang. Mie Kuning dan Mie Putih berpadu dalam kuah sop segar nan gurih (konon inilah awal muasal nama mieso, abreviasi dari Mie Sop), ditemani dengan suwiran ayam, tahu kering dan potongan tulang dan kulit ayam yang renyah. Yang istimewa dari Miso Paklek ini yaitu kuahnya yang segar, dan potongan tulang kulit dan tulang ayamnya yang nyakres. Juga suwiran ayamnya yang lembut. Inilah katanya yang membikin kedai ini selalu ramai dikunjungi orang, cita rasa yang disajikan memang istimewa, berbeda dengan sajian serupa di tempat lain. Sayang, ceker ayam garing yang biasanya sanggup diminta sebagai tambahan, pada dikala aku ke sana sudah ludes.


Miso atau Mieso yaitu salah satu kuliner Pekanbaru, yang cukup gampang ditemui di aneka macam sudut ibu kota provinsi Riau ini. Di beberapa tempat lain menyerupai Medan dan Pekalongan, masakan dengan nama serupa juga hadir tapi dengan gagrak yang berbeda. Salah satu yang pertanda bahwa Miso Paklek ini memang masakan yang harus kau sambangi jikalau tengah berkunjung di Pekanbaru yaitu kedainya yang tak pernah sepi, walau buka di jam yang tidak lazim. Umumnya sajian ini dihidangkan di waktu sore, tapi di sini malah dihidangkan antara waktu sarapan dan makan siang. Ya, ketika aku bertanya kepada salah seorang pegawai di sana ihwal jam buka kedai ini, aku memang mendapat balasan yang cukup mengagetkan. "Kita siap-siap mulai jam 9 pak, jam setengah 10 - jam 10 lah mulai bukanya. Terus tutup ya kalo sudah abis aja.", "Jam berapa itu mbak?" tanya aku lagi, "Sebelum jam 12 sih udah abis biasanya". Wow, berarti Miso Paklek ini hanya dijajakan dalam waktu dua jam saja dan pribadi ludes. Pantas saja, dingklik pengunjung yang aku hitung berjumlah sekitar 50an ini penuh terisi semua, dan masih banyak orang yang bangun menanti giliran untuk sanggup tempat duduk. Dan perlu juga dicatat bahwa aku tiba ini di hari kerja. Entahlah apa yang terjadi di selesai pekan.

Cita rasa yang juara, harga yang murah (sekitar Rp. 13.000 per porsi lengkap) serta pelayanan yang cepat, menjadi kunci keberhasilan dari perjuangan Mieso Paklek ini. Masukkan dalam destinasi wisata masakan anda di Pekanbaru.

Peta dan Alamat Miso Paklek:
Jl. Thamrin Ujung - Pekanbaru
Koordinat GPS: 0.51584, 101.46665



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...