Langsung ke konten utama

Kuliner Pekalongan - Berangasan Asem H. Masduki


#323
Garang Asem H. Masduki
Kompleks Travel Alun - Alun Kota Pekalongan
Telp: 0285 4412100


Biasanya orang menentukan kuliner yang light untuk sarapan. Tapi tidak untuk sarapan aku kali ini di Pekalongan. Garang Asem H. Masduki menjadi sajian sarapan yang berbobot. Potongan daging sapi lengkap dengan lemaknya, ditemani telur rebus pindang ada di dalam kuah agresif asem yang memadukan rasa asem, anggun dan sedikit pedas. Potongan tomat dan cabai rawit tampak di dalam kuah, menambah "warna" kesegeran sajian ini. Daging sapinya juga bener-bener empuk, menjadi bukti proses memasak yang paripurna. Tidak heran kalau Garang Asem H. Masduki ini menjadi salah satu ikon masakan kota Pekalongan. Untuk menikmati satu porsi nasi agresif asem ini kita harus mengeluarkan uang Rp. 18.000,-. Tambahkan 4000 kalau ingin ditambah dengan telor pindangnya.

Untuk menambah ke-"khas"-an dari kuliner Pekalongan ini, cobalah jangan memesan nasi putih biasa, tapi Nasi Megono. Nasi putih yang ditemani Megono yang terbuat dari materi dasar nangka muda atau gori yang dicincang kasar dan dicampur dengan parutan kelapa ibarat urap. Sedikit rasa pedas dan kencur menyeruak dari megono yang paling cocok disantap bersama nasi panas dan agresif asem ini.

Garang Asem H. Masduki bisa ditemukan di sebuah kedai sederhana ibarat warung tegal di daerah Alun-Alun Kota Pekalongan. Akan tetapi, menurut isu dari halaman Facebooknya, ketika ini Garang Asem H. Masduki juga hadir dengan di Jl. Jend Sudirman 169 dengan konsep ala resto bersuasana tempo dulu. Di cabang ini mempunyai bermacam-macam fasilitas: hot spot area, mushola, toilet dan gazebo/lesehan. Kaprikornus silakan pilih mau suasana ndeso atau suasana resto, yang terang sajian agresif asemnya niscaya akan memuaskan Anda :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...