
#322
Ayam Karang Menanci
RM. Panderasa Jl.Imam Bonjol 47 Pekalongan
Telp: 0285 423763
Begitu menggigit sajian makan malam aku di Pekalongan kali ini, eksklusif aku merasa ada yang "gak beres" dengan sajian yang satu ini. Daging ayamnya begitu empuk tapi tidak hancur, dengan bumbu kaya rempah yang meresap hingga ke tulang dan mengeluarkan semburat rasa anggun yang pas berpadu dengan sedikit cubitan pedas dan rasa gurih yang benar-benar memanjakan indera pengecap. Walau aku tidak sanggup memasak, tetapi saat menikmati Ayam Karang Menanci, salah satu signature di RM Panderasa, aku tahu bahwa proses memasak dan bumbu yang dipakai untuk meraciknya niscaya "beneran", tidak main-main. Konon, Ayam Karang Menanci ialah salah satu resep makanan khas Pekalongan yang sudah hampir punah dan coba dibangkitkan lagi oleh rumah makan ini. Dan buat saya, suatu keberuntungan sanggup merasakan salah satu warisan kekayaan makanan Nusantara yang "indah" ini. Dan tidak hanya itu saja, ada satu lagi keberuntungan yang aku dapatkan malam itu: bertemu eksklusif dengan sang pemilik resep Ayam Karang Menanci dan juga pengelola RM Panderasa ini!
| Foto bareng Ibu Martha dan putrinya Farah Rachman |
Dan dugaan aku wacana proses memasak yang "tidak main-main" pun terbukti, ternyata butuh waktu semalaman untuk memasak sajian ini mulai dari proses pembumbuan, kemudian diungkep hingga proses memasaknya yang masih memakai kayu bakar. Entah mengapa, proses memasak memakai kayu bakar memang selalu menghasilkan sajian makanan yang enak dengan cita rasa yang kuat, menyerupai di Ayam Karang Menanci ini. Tak heran, bumbunya begitu meresap hingga ke tulang, bahkan jika gak malu, aku masih ingin menjilati tulang-tulangnya hehehe.
Farah Rachman, pengelola RM Panderasa yang juga putri dari Ibu Martha, berharap bahwa Ayam Karang Menanci ini kelak sanggup menjadi salah satu ikon makanan kota Pekalongan selain Soto Tauto atau Nasi Megono yang sudah lebih dahulu kesohor. "Ke depan kami juga akan menyebarkan Ayam Karang Menanci sebagai sebuah buah tangan makanan khas Pekalongan dengan menciptakan kemasan khusus, sehingga semakin banyak orang yang sanggup menikmatinya". Setuju, dan jika sudah jadi aku bakal pesan untuk dikirim ke rumah! :)
Kaprikornus jika berkunjung ke Pekalongan, jangan lupa luangkan waktu untuk berbelanja batik dan menikmati Ayam Karang Menanci...
Komentar
Posting Komentar