Langsung ke konten utama

Kuliner Makassar - Menyeruput Hangatnya Sarabba


#348
Kuliner Makassar
Kedai SARABBA
Jl. Sungai Cerekang - Makassar


Rasanya tidak lengkap kalau mengunjungi Makassar tidak merasakan Sarabba. Ya, Sarabba ialah minuman khas dari ibu kota Sulawesi Selatan yang banyak dijajakan di banyak sekali sudut kota ini. Akan tetapi ada satu ruas jalan yang berjejer kedai-kedai dengan Saraba sebagai hidangan utamanya, namanya Jl. Sungai Cerekang. Sehabis menyantap Ayam Goreng Sulawesi, malam itu aku habiskan di salah kedai di Jl. Sungai Cerekang ini. Satu gelas Saraba eksklusif aku pesan, minuman yang memberi kehangatan bagi siapa yang meneguknya. Tidak heran, alasannya ialah Saraba sendiri berbahan utama jahe dan gula aren, menyerupai mirip minuman Bandrek kalau di Jawa Barat. Tapi yang membedakannya ialah Saraba memakai santan, di samping pelbagai rempah-rempah menyerupai pala dan kayu manis. Aroma wangi yang menarik hati eksklusif menyergap hidung begitu Saraba hadir di depan kita. Tegukan pertama eksklusif mengalir ke kerongkongan yang menghadirkan sensasi hangat yang beda, manisnya gula merah memang berpadu indah dengan gurihnya santan dan hangatnya jahe, serta ditimpali sedikit wangi dari kayu manis. Oh ya, kita juga diberi opsi apakah akan memakai telur untuk saraba kita, tenang, telur tersebut akan dikocok benar sebelum diguyur dengan panasnya air dari sarabba, sehingga saat kita meminumnya tidak terasa sama sekali busuk wangi yang biasanya muncul pada telur mentah. Sebagi minuman yang dipercaya juga sebagai penambah stamina tubuh, maka opsi penambahan telur tersebut layak untuk dicoba.

Pisang Epe. Akan tetapi, di Cerekang ini, teman untuk minum saraba ialah aneka gorengan yang disajikan bersama sambal. Berbeda dengan di pulau Jawa, di kota-kota di Pulau Sulawesi sambal memang menjadi mitra bagi aneka gorengan, terutama pisang goreng. Mungkin ada yang bertanya, apa rasanya makan pisang goreng dicocol sambel? Saya pertama kali mencobanya di Manado, dan ternyata ketagihan hingga sekarang. Rasa pisang yang manis-manis sepet gitu ternyata dapat berpadu dengan sambal. Dan satu per satu gorengan mulai berpindah tempat, dari atas piring ke dalam rongga perut kita masing-masing.

Saya hitung ada sekitar 5 kedai sederhana atau lebih yang menjajakan Saraba di ruas jalan Sungai Cerekang ini. Dan menariknya, hampir semuanya terisi penuh oleh pelanggan yang datang. Ya, walau "bersaing", sepertinya tidak menjadi problem bagi kedai-kedai ini. Kursi-kursi plastik yang disediakan kedai-kedai tersebut sebagian besar terisi oleh para penikmat Saraba. Saat ini Sarabba sudah banyak tersedia di banyak sekali kota di pulau Sulawesi, bahkan kini sudah ada kemasan sachet bagi yang ingin menikmati Saraba Instant. Walau tidak seenak Saraba asli, Saraba instan ini boleh lah untuk melepas rasa kangen daripada harus jauh-jauh balik ke Makassar :) Jika anda ialah orang yang berniat berkunjung ke Makassar, masukkan Saraba ini sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Makassar.

Peta / Alamat Lokasi Saraba - Cerekang:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...