
#299
Pecel Pasar Beringharjo
Jl Malioboro
Yogyakarta
Jalan-jalan di Jogja kurang lengkap rasanya kalo gak mampir ke Pasar Beringharjo. Di episode depan di dalam Pasar Tradisional ini akan kita temukan puluhan bahkan ratusan kios-kios yang menjajakan aneka batik dalam segala bentuknya: kain, kemeja, daster, kaos dan sebagainya. Tapi ketika ini aku ke Beringharjo untuk tujuan lain: berburu sarapan. Ya, sudah usang aku kepengen merasakan salah satu sarapan tradisional yang banyak dijajakan di pelataran depan pasar beringharjo yang menghadap Jl. Malioboro. Saya pilih satu penjual yang ada di sudut pasar. Potongan sayur segar dituang di atas nasi dengan piring yang sudah dialasi dengan daun pisang, kemudian diguyur dengan bumbu kacang khas dengan sentuhan rasa bagus dan cubitan pedas yang menggigit. Supaya tambah manteb silakan comot aneka lauk yang juga tersaji di depan kita, ada tempe dan tahu bacem, ayam goreng, burung dara, burung puyuh, buntil, telur puyuh, ati ampela dan sebagainya. Pilihan aku sebagai sobat pecel ini ialah sepotong burung puyuh nan mungil tapi memperlihatkan rasa maksimal. Kalo gak inget kapasitas perut sebenernya pengen juga semua lauknya. Benar-benar merangsang indera pengecap...
Kalo tiba pagi (jam 7an), orang belum terlalu banyak dan penjual juga belum bejubel sehingga aku dapat menikmati hidangan yang tersaji dengan tenang. Setelah perut kenyang tentunya kita juga akan lebih hening berbelanja di dalam pasar. Apalagi kalo belanjanya masih pagi ketika para penjual batik gres menggelar dagangannya, biasanya dikasih murah loh... Buat penglaris katanya :) Kaprikornus jikalau ke Jogja jangan lupa untuk menaruh Pasar Beringharjo dalam kegiatan anda. Wisata kuliner, wisata belanja dan wisata seni ada dalam satu tempat. Yuk....
Mau tau daerah makan lainnya di Yogyakarta? Tengok ini yuk: Kuliner Jogja


Komentar
Posting Komentar