
#395
Kuliner Jakarta
Nasi Uduk Kebon Kacang (Kedai Zainal Fanani)
Jl. Kebon Kacang 8 No. 5, Jakarta
Telp: 021 - 31903863
Menyebut nasi uduk di Jakarta niscaya akan pribadi dikaitkan dengan Nasi Uduk Kebon Kacang, yang menjadi mempunyai brand image yang besar lengan berkuasa bagi kuliner khas Jakarta ini. Tapi dimanakah bekerjsama lokasi dari Nasi Uduk Kebon Kacang yang asli? Ya, dengan nama yang sudah sangat lekat sebagai nasi uduk yang kesohor, tak heran banyak penjaja nasi uduk yang melabeli dagangannya dengan nama serupa: Nasi Uduk Kebon Kacang. Akan tetapi bila mau menemukan nasi uduk kebon kacang yang asli, atau mungkin dapat disebut sebagai pencetus nasi uduk di tempat kebon kacang, langkahkan kakimu ke Jl. Kebon Kacang 8, tidak jauh dari ruas jalan KH Wahid Hasyim yang mengarah ke Tanah Abang. Kedai Zainal Fanani, demikian nama kedai ini, sesuai dengan nama sang pemilik yang meneruskan perjuangan sang ayah. Dan paling tidak inilah 5 alasan kenapa kau harus mencoba nasi uduk yang legendaris ini:
1. Sajian Nasi Uduknya yang Unik
Nasi Uduknya disajikan berbeda dengan tempat lain. Tidak pribadi di atas piring, nasi uduknya dikemas seukuran kepalan tangan dalam balutan daun pisang. Untuk menikmatinya kita tinggal menyomotnya dari baki yang sudah disajikan di meja dan pribadi disimpan di piring kita. Karena ukurannya yang kecil, tentunya tidak cukup hanya satu yang kita ambil. Dua atau tiga bahkan lebih dapat tanpa sadar berpindah ke piring kita, dimana harga satu kepal nasi uduk disini Rp. 2500,-. Harumnya nasi uduk yang khas ditimpali dengan taburan bawang merah goreng benar-benar menarik hati seluruh indera kita.
2. Aneka Lauk yang Menggoda
Pendamping dari nasi uduk ini juga memegang peranan penting, kita dapat menentukan aneka lauk yang tak kalah menarik hati selera dari display beling begitu kita masuk kedai ini. Ada ayam kampung goreng, ati, ampela, sate udang, empal, paru, babat, iso, tahu, tempe, pete dan sebagainya. Harga lauk di nasi uduk kebon kacang ini bervariasi mulai dari 2000 hingga 20.000. Hati-hati melihat tampilan lauk yang dipajang menyerupai itu dapat menciptakan kita kalap juga hehehe.
3. Bumbu Kacang dan Kecap yang Khas
Tidak lengkap rasanya menyantap nasi uduk tanpa kehadiran sambel kacangnya. Beberapa pedagang nasi uduk yang pernah saya sambangi biasanya menyajikan sambal kacang dengan cita rasa gurih dan pedas, cenderung tawar. Tapi di Nasi Uduk Kebon Kacang ini sambal kacang yang disajikan menawarkan semburat rasa manis, mungkin sebab dipadupadankan dengan kecap anggun yang khas. Iya loh, kecap anggun yang disajikan di meja merknya khusus, dibagian tengah tertulis "PUAS" dan dikelilingi oleh goresan pena "Nasi Uduk kebon Kacang Zainal Fanani - Sejak 1967"
4. Jam Buka yang Panjang
Banyak pedagang nasi uduk yang buka di pagi hari dan sudah tutup menjelang siang atau sore, ada pula yang gres buka di sore hari dan tutup ketika malam telah larut. Di Nasi Uduk Kebon Kacang ini jam bukanya cukup panjang, sebab sudah mulai berjualan pada pukul 10 pagi dan menutup kedainya pada pukul 12 malam. Hal inilah yang menciptakan kita dapat leluasa menentukan waktu menikmati nasi uduk ini, tetapi yang harus diingat bila tiba jam makan siang maka kedai ini akan tampak dipenuhi oleh para pelanggan setianya. Buat parkir pun jadi susah...
5. Kuliner Legenda
Zainal Fanani meneruskan perjuangan nasi uduk bapaknya yang mulai menjajakan nasi uduk di tahun 1967. Dulu lokasinya di Jl Kebon Kacang I sebelum berpindah ke lokasinya yang kini semenjak tahun 2000. Berarti perjuangan Nasi Uduk Kebon Kacang ini sudah hampir bertahan selama 50 tahun atau setengah abad! Kaprikornus kalau berdasarkan saya, merasakan cita rasa kuliner legenda menyerupai di sini perlu dilakukan, sebab tentunya mereka bertahan bukan tanpa alasan.
Jadi, yuk meluncur ke Kedai Zainal Fanani, untuk menikmati kuliner kondang khas Jakarta: Nasi Uduk Kebon Kacang.
Peta dan Alamat Nasi Uduk Kebon Kacang:
Jl. Kebon Kacang 8 No. 5, Jakarta
Koordinat GPS: 6.18783, 106.8186




Komentar
Posting Komentar