Langsung ke konten utama

Kuliner Jakarta - Es Krim Ragusa


#383
Kuliner Jakarta
ES KRIM RAGUSA
Jalan Veteran I, No. 10, Gambir, Jakarta Pusat
Telepon: (021) 3849123


Es Krim, siapa sih yang ga suka dessert yang satu ini? Di setiap sudut kota kita sanggup dengan gampang menemukan penjual es krim mulai dari di restoran, supermarket, mini market, halaman sekolah hingga tukang es krim yang berkeliling dengan memakai sepeda. Tetapi tidak banyak kita sanggup temukan kedai makan yang memang mengkhususkan dirinya berjualan dengan sajian es krim, apalagi yang usianya sudah puluhan tahun. Di Semarang dan Malang ada Toko Oen yang legendaris, di Medan kita sanggup ke Restaurant Tip Top, ada juga Sumber Hidangan atau Rasa di Bandung, sedangkan di Surabaya ada Zangrandi yang sangat kondang. Bagaimana dengan di Jakarta? Nama Es Krim Ragusa pastinya sudah menempel di para pecinta es krim di ibukota ini. Menempati bangunan vintage di bilangan Jalan Veteran, Es Krim Ragusa menunjukkan es krim dengan tujuh rasa utama. Untuk yang regular ada rasa mocca, vanilla, chocolate, strawberry dan nougat. Sedangkan untuk yang premium ada rasa durian dan rum raisin. Ada dua yang jadi favorit saya, yang pertama ialah Es Krim Nougat. Cita rasa kacang yang besar lengan berkuasa menyeruak begitu es krim berwarna hijau ini lumer di ekspresi kita, bukan sebab taburan kacang di atasnya, tapi memang es krim nougat ini mengusung rasa kacang yang jarang kita jumpai di sajian es krim lainnya. Sementara rasa favorit aku yang kedua ialah Es Krim Durian, jangan bayangkan rasa durian yang muncul menyerupai es krim puter duren yang banyak kita temui di kaki lima. Rasa duriannya sangat halus dibalut dengan tekstur es krim yang memang lembut, tidak berlebih tapi juga tidak kehilangan rasa duriannya. Seporsi es krim standard ini kita sanggup nikmati dengan harga Rp 15-20 ribu.



Kalau ingin yang lebih komplit, Es Krim Ragusa juga menyediakan sajian lain menyerupai Special Mix, Tutti Frutti, Spaghetti Ice Cream dan sebagainya. Saya gres mencoba yang Special Mix, dalam satu mangkuk kita akan menerima empat rasa es krim sekaligus: coklat, vanila, straberry dan nougat. Cukup memuaskan untuk harga Rp. 25.000. Buat saya, yang unik dari Es Krim Ragusa ini ialah teksturnya yang lembut sehingga kesan home made nya menjadi kuat. Tapi kelemahannya ialah es krim ini cepat mencair, apalagi bila kita menyantapnya di siang hari, sebab kedai ragusa ini tidak mempunyai pendingin ruangan dan hanya mengandalkan kipas angin saja.

Oh iya, bila ingin santapan selain es krim, Ragusa "bekerja sama" dengan para pedagang yang mangkal di depan kedainya sehingga kita sanggup menyantap aneka makanan yang mereka jajakan di kedai ini. Ada sate ayam, gado-gado, otak-otak, asinan jakarta dan mie juhi. Lumayan lah sebagai main course yang melengkapi sajian dessert es krim nya... (kebalik yah hehehe)

"Ragusa, Es Italia. Es Krim Traditional. Tanpa Bahan Pengawet. Sejak 1932" Jejeran kalimat tersebut terpasang di dinding tengah dari bangunan Belanda yang ditempati kedai ini semenjak tahun 1947, sesudah sebelumnya es krim ragusa dijajakan di Pasar Gambir (Jakarta Fair) semenjak tahun 1932. Itulah informasi yang aku sanggup dari Wikipedia. Entah ketika ini sudah dikelola oleh generasi ke berapa, tetapi cita rasa yang dipertahankan memang menyebabkan Es Krim Ragusa ini sanggup bertahan hingga kini dengan pelanggan yang juga sudah berganti generasi.

Tak salah bila Es Krim Ragusa layak menjadi destinasi wisata masakan yang harus dikunjungi di kota Jakarta ini.

Peta dan Alamat ES KRIM RAGUSA
Jalan Veteran I, No. 10, Gambir, Jakarta Pusat
Koordinat GPS: -6.169795, 106.829840



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...