Langsung ke konten utama

Kuliner Bogor - Soto Bogor Pak Salam


#302
Soto Bogor Pak Salam
Jl. Siliwangi(setelah perempatan Suryakencana - Gg. Aut)
Seberang Bank Mandiri
BOGOR


Kuah santan kuning dengan harum rempah yang khas dengan pilihan isinya yang sanggup kita tentukan sendiri: daging sapi, otak, paru, limpa, lidah, usus, tebang dan kikil. Disandingkan dengan nasi yang sudah bertabur bawang goreng. Itulah Soto Bogor, kuliner khas Bogor yang sanggup kita nikmati di banyak daerah di kota hujan ini. Tapi ada yang beda dengan daerah yang satu ini, Soto Pak Salam. Berlokasi di salah satu pusat masakan tradisional kota Bogor, Soto Pak Salam buka tidak di ketika jam makan pada umumnya. Pukul 4 sore mulai melayani pelanggan dan dalam waktu dua jam biasanya dagangannya sudah ludes terjual. Antrian tampak selalu memenuhi kedai kaki limanya yang kecil di salah satu sisi Jl. Suryakencana, apalagi di ketika selesai pekan dimana banyak orang dari luar kota yang juga ingin turut merasakan salah satu ikon masakan Bogor ini. Apa yang menciptakan Soto Pak Salam ini begitu ramai dikunjungi?

Di kedai kecil itu, kita sanggup menentukan aneka daging dan jeroan sapi yang akan menjadi isi dari Soto Bogor Pak Salam ini. Biasanya satu porsi berisi 2-4 potong, dengan harga per potong 8 ribu rupiah. Pilihan kita tersebut kemudian akan dipotong kecil-kecil kemudian diguyur dengan kuah santan kuning yang sudah siap. Ada dua keunggulan dari soto ini yang aku rasakan begitu suap demi suap masuk ke verbal saya. Pertama yakni kuahnya, biasanya kuah soto kuning itu cukup machtig atau berlemak, tapi di sini kuah santannya terasa cukup light dengan tidak mengurangi cita rasa yang hadir untuk memanjakan indera pengecap kita. Yang kedua yakni isiannya, ada dua pilihan daging dan jeroan sapi  yang sanggup kita pilih: rebus dan goreng. Saya cenderung suka dengan yang goreng sebab rasa gurihnya akan "bertemu" dengan kuah santan kuningnya, tambah kecap dikit maka hadirlah sajian yang menciptakan saya, bahkan istri dan bawah umur saya, eksklusif jatuh cinta pada suapan pertama.

Soto Pak Salam ini memang salah satu legenda masakan di kota Bogor, tapi terus terperinci aku gres sempat menyambanginya di bulan Desember tahun 2013 ini. Kenapa? Karena memang jam bukanya yang tidak umum, jam 16 dan habis sebelum jam 7 malam, bukan di waktu jam makan normal. Jika memang tidak memperlihatkan rasa yang special, tentunya tidak akan kedai kecil di pinggir jalan ini selalu disesaki pengunjung yang rela mengantri cukup usang untuk sanggup merasakan hidangan yang disajikan. Ditambah lagi keramahan sang penjaja yang merupakan generasi kedua pemilik kedai ini, dengan celotehan-celotehannya yang menjadi ciri khas. Misalnya: "semangat" untuk pelanggan yang meminta suplemen nasi, "di-setel" untuk meminta pengunjung menentukan sendiri isian sotonya, "monitor" menunjukan pesanan kita sudah tercatat harganya, "selamat" sebagai pengganti kata terima kasih begitu kita selesai membayar dan masih banyak yang lainnya. Sapaan ini hadir ke setiap pelanggan tanpa kecuali, mengakibatkan Soto Pak Salam memang tidak hanya hadir di lidah, tapi juga di hati para pelanggannya. "Selamat...."

Lokasi Soto Pak Salam:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...