Langsung ke konten utama

Kuliner Bandung - Sate Pak Gino


#378
Kuliner Bandung
SATE PAK GINO
Jl. Sunda No. 76 BANDUNG
Telp: 022 4222532


Mumpung masih suasana lebaran haji, aku mau buat coretan perihal salah satu penjaja sate kambing yang layak menjadi rekomendasi kuliner di Kota Bandung yaitu Sate Pak Gino. Olahan sate kambing di daerah ini memang layak diacungi jempol, cuilan daging kambing dalam setiap tusuknya besar-besar. Kita bisa menentukan apakah ingin sate daging kambing polos alias hanya daging kambing saja, atau ada selipan gajih atau ati-ginjal di antara bacokan daging kambing tersebut. Kesemuanya itu disajikan di atas hot plate yang sanggup menjaga kehangatan sate kambing ini hingga kita santap. Sebagai pendampingnya kita diberikan tiga piring kecil yang masing-masing berisi: bumbu kacang, bumbu sambal kecap dan satu piring lagi berisi acar timun dan bawang, cuilan tomat, irisan kol dan cuilan jeruk nipis. Kita diberi kebebasan untuk meracik sendiri bumbu-bumbu tersebut sesuai selera. Masih terasa kurang akan bumbunya? Minta lagi saja, menyerupai aku yang meminta pemanis untuk bumbu kecapnya yang terasa cakep dipadukan dengan sate kambingnya.


Tapi perhatian aku di daftar sajian tertuju pada satu item yang cukup unik: Sate Susu Kambing. What? Apa susu kambing bisa dijadikan sate? Daripada ingin tau aku eksklusif saja memesan 5 tusuk alias setengah porsi dari sate susu ini. Tak berapa usang hadir hot plate yang di atasnya terdapat sate susu ini, yang ternyata yakni Sate Gajih alias Lemak dari kambing. Ada sedikit kekecewaan alasannya yakni aku sendiri bukan penggemar gajih kambing. Tapi kekecewaan aku berkembang menjadi kekaguman alasannya yakni gajih yang aku pikir bertekstur lunak ternyata tidak ditemukan di sate susu ini. Setiap tusuk gajih ini teksturnya cenderung liat menyerupai urat, dan sesudah diguyur bumbu kecap kekecewaan aku benar-benar tidak beralasan alasannya yakni sate susu ini malah menjadi favorit saya. Gajih yang biasanya menciptakan aku agak enek sama sekali disajikan sangat berbeda di sini.



Ada juga jenis sate yang berbeda di Sate Pak Gino ini, Sate Buntel. Saya merasakan sate buntel untuk pertama kalinya di Sate Buntel Tembak Segaran di kota Solo dan eksklusif jatuh hati pada masakan ini. Walaupun rasa sate buntel di Sate Pak Gino ini masih belum mengalahkan Sate Buntel Tambak Segaran, tapi buat aku sajian ini tetaplah enak dan sama sekali tidaklah mengecewakan. Sate buntel sendiri dibentuk dari daging kambing yang dicincang dan kemudian dipadukan dengan telur, daun bawang, tepung roti dan aneka bumbu lainnya. Setelah disatukan kemudian dikukus terlebih dahulu sebelum hasilnya dibakar dan disajikan bersama bumbu kecap sebagai pendampingnya.

Di Sate Pak Gino juga terdapat beberapa sajian lainnya menyerupai sate sapi, sate ayam, tongseng, gule kambing/sapi, nasi goreng dan gule tulang yang juga menjadi favorit di sini. Untuk sate kambing polos harganya Rp. 42ribu per porsi yang terdiri dari 10 tusuk. Jika yang selap gajih, ati dan ginjal harganya 40ribu/porsi, sama dengan harga satu porsi sate susu. Sementara untuk sate buntel harganya Rp. 80 rb/4 tusuk. Tapi semuanya itu kita bisa pesan setengah porsi koq. Bahkan untuk sate buntel kita bisa pesan hanya 1 tusuk (20ribu) alasannya yakni memang satu tusuknya sudah cukup mengenyangkan untuk satu orang. Mungkin harga sate pak Gino ini terasa mahal, tapi memang kita harus berhati-hati dengan porsinya. Setiap tusuk sate memuat daging dengan ukuran di atas rata-rata, sehingga buat aku satu porsi sate ini cukup untuk disantap berdua. Cita rasa dan penyajiannya di atas hot plate juga menciptakan aku merasa bahwa harga yang dipatok tersebut setimpal dengan kenikmatan yang disajikan.

Sumber Photo: serbabandung.com
Saya sudah merasakan Sate Pak Gino sejak jaman masih duduk di dingklik Sekolah Menengah Pertama dulu, di SMPN 5 Bandung yang memang letaknya tidaklah terlalu jauh dengan Sate Pak Gino ini. Dulu dagangannya masih memakai gerobak yang berada di pelataran jajaran toko yang menjual buku dan alat tulis di ruas jalan Sunda ini, sempurna di samping rel kereta api. Dan ketika ini jajaran toko itu sudah berganti dengan SPBU dan ruko-ruko, namun Sate Pak Gino tetap eksis dan bahkan memperluas area jualannya menjadi bangunan yang cukup besar sehingga bisa menampung banyak pelanggan yang ingin menikmati olahan daging kambing di daerah ini. Makara buat para penggemar sate kambing yang sedang di Bandung, silakan catat alamat di bawah untuk mencicipin nikmatnya salah satu legenda sate kambing di kota Kembang ini. Pokoknya jikalau menyusuri Jl. Sunda yang satu arah, sesudah pertokoan Yogya eksklusif ambil jalur kanan, kedai Sate Pak Gino sempurna berada di sebelah kanan sesudah rel kereta api. Jangan hingga kelewat yah...

Peta dan Alamat Sate Pak Gino Bandung:
Jl. Sunda No. 76 BANDUNG
Koordinat GPS: -6.916734, 107.618293


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Cirebon - Nasi Jamblang Ibu Nur

#326 Nasi Jamblang Ibu Nur Jl. Cangkring II No. 34 Cirebon Dahulu konon Nasi Jamblang merupakan santapan para pekerja garang dan buruh di zaman penjajahan belanda, tapi sekarang Nasi Jamblang menjadi salah satu ikon kuliner bagi kota Cirebon yang dijajakan di banyak tempat. Salah satu penjual Nasi Jamblang yang kondang di kota ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur . Kita diberi sebuah piring beralaskan daun jati (ciri khas dari sajian nasi jamblang), yang pertama akan diisi dengan nasi berukuran kecil (seperti nasi kucing di Jogja). Kemudian kita sanggup menentukan aneka lauk yang disajikan secara prasmanan. Lauk yang aku comot pada kesempatan ini, dan juga hasil rekomendasi dari salah satu pakar kuliner yang juga "putra daerah" Koh Jeffry Sie , adalah: Cumi saus hitam, Otak Sapi Goreng, Perkedel Kentang Kering, Sate Kentang dan Pepes Telur Asin . Butuh usaha yang cukup berat memang untuk menghabiskan pilihan aku yang "serakah" ini, tapi memang setiap lauk memper...

Kuliner Surabaya - Soto Cak Har

#269 Soto Lamongan "CAK HAR" Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II) Telp.: 0821 42170205 Surabaya Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak tempat mempunyai soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, aku pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini dapat kita pesan secara "customize", mau bab dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga dapat pesan sajian tambahan, contohnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama aku terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya...

Kuliner Bekasi - Sop Janda, Cikarang

#385 Kuliner Bekasi SOP JANDA Jalan Raya Industri No. 183B, Pasir Gombong - Cikarang Telp: (021) 8983015 Namanya memang memancing rasa penasaran, Sop Janda . Tapi janda disini ternyata yaitu abreviasi dari Jawa-Sunda, ya memang katanya racikan sajian di tempat makan yang satu ini yaitu paduan dari citarasa jawa dan sunda. Entah benar atau tidak. Tapi yang terang Sop Janda yang berada di daerah Jababeka Cikarang ini menghadirkan sajian utama sop yang berbeda. Perbedaan pertama tampak saat kita memesan, sang pramusaji eksklusif menanyakan tingkat kepedasan yang diinginkan, dan hanya dua pilihan yang ia ucapkan: sedang atau pedas. Saya memesan Sop Kaki Janda dengan tingkat kepedasan sedang, harganya satu porsi 55ribu. Terasa mahal tapi ternyata yang hadir semangkuk besar sop dengan serpihan kaki sapi yang berlimpah. Ini sih dimakan berdua juga belum tentu habis. Tidak hanya daging, tampak juga cabai rawit yang berlimpah di dalam kuah sop ini. Inilah kunci kesejukan kuah sop ini ...