Setelah menjelajah kuliner di pulau Sumatera dan Kalimantan, saatnya kita menengok masakan pilihan dari banyumurti.net dari Pulau Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.
14. Sulawesi Utara
Bubur Manado alias Bubur Tinutuan memang merupakan salah satu ikon kuliner dari Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara ini. Dan pilihan banyumurti.net juga jatuh di Bubur Tinutuan ini. Berbeda dengan bubur beras di kota lainnya, bubur Tinutuan tampak jauh lebih sehat dengan aneka sayuran di dalamnya, sebut saja singkong, bayam, kangkung, jagung, labu kuning dan juga daun kemangi. Hmmmm...
15. Gorontalo
Binde Biluhuta atau dikenal juga dengan Milu Siram. Milu sendiri artinya jagung, jadi kuliner ini menyerupai sayur sop dengan materi utama pipilan jagung manis. Yang membedakan dengan sop biasa yakni adanya parutan kelapa dalam kuahnya dan daging ikan cakalang yang memberi cita rasa yang khas bagi sajian yang satu ini.
16. Sulawesi Tengah
Kaledo. Bentuknya menyerupai dengan sup kaki sapi biasa lengkap dengan tulangnya, yang beda yakni cita rasa asam yang segar yang menyeruak di kuahnya ditimpali gigitan rasa pedas dari cabai rawit kering. Biasanya disantap bersama singkong rebus, bukan nasi.
17. Sulawesi Selatan
Coto, Konro, Palubasa, pisang ijo, saraba, sop saudara hanyalah sebagian kecil dari kekayaan masakan di provinsi ini. Setelah perdebatan yang alot dari titik-titik syaraf di lidah, risikonya Pallumara jadi pilihan banyumurti.net. Alasannya yakni aku penggemar berat kepala ikan dan sajian kepala ikan yang satu ini memang berbeda. Saya menikmati Pallumara ini di Pallumara Mappanyukki yang berlokasi di dalam jalan kecil, tapi itu tidak menyurutkan para pelanggannya untuk memenuhi kedai sederhananya. Kepala Ikan Kakap dengan bumbu kuning yang bercita rasa asam segar ini benar-benar memanjakan indera pengecapku.
18. Sulawesi Tenggara
Pada kedatangan aku ke Kendari, ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, aku gagal menemukan masakan khas dari kota ini kecuali kacang mede yang memang populer sebagai oleh-oleh dari provinsi ini. Tapi menyeberang ke kota BauBau aku malah sempat cicipi berapa masakan dari kepulauan Buton ini, menyerupai bubur Kapusunosu bubur gurih yang terbuat dari jagung dengan santan, biasanya disantap dengan dengan ikanedole, daging ikan yg ditumbuk dan dibuat segitiga. Tapi pilihan banyumurti.net jatuh pada sebuah kuliner ringan sederhana, Kambewe. Terbuat dari jagung yang digiling bersama gula merah, santap ketika hangat sambil menikmati indahnya gerojokan Tirta Rimba, daerah dimana kambewe ini dijajakan.19. Maluku Utara
Gohu Ikan Cakalang. Potongan daging ikan cakalang yang dicampur dengan segarnya lemon cui, pedasnya cabai rawit dan harumnya daun kemangi, dan tanpa dimasak lagi kita eksklusif sanggup menyantap sajian ini. Dinikmati sebagai lauk dari papeda ataupun singkong rebus.
21. Papua
Pertama kali aku menginjakkan kaki ke pulau Papua bukanlah ke Jayapura, ibukota provinsi ini, tapi ke kota kecil di lembah Baliem, Wamena. Di sanalah banyumurti.net menikmati sajian kuiner yang unik Udang Selingkuh. Unik, alasannya udah yang hidup perairan sungai Baliem ini mempunyai badan yang berbeda dengan udang lainnya yang biasa kita santap. Badannya besar menyerupai udang galah tapi punya capit yang berpengaruh laksana kepiting. Aroma segar dengan semburat rasa anggun muncul dari dagingnya yang masih segar. Konon udang ini masih hasil tangkapan dari penduduk lokal, dan belum dibudidayakan sehingga belum tentu setiap ketika kita sanggup menikmatinya ketika berkunjung ke Wamena.
20. Maluku
Ada sebuah resto ternama di kota Ambon, ibu kota provinsi Maluku, namanya Ratu Gurih. Di sini kita sanggup nikmati ikan dengan bermacam-macam olahan. Dan favorit dari banyumurti.net adalah Ikan Bakar Bumbu Colo-Colo, materi dasarnya yakni ikan lalosi yang disajikan bersama sambal colo-colo dengan cita rasa asam yang kuat. Dahsyat...21. Papua
Pertama kali aku menginjakkan kaki ke pulau Papua bukanlah ke Jayapura, ibukota provinsi ini, tapi ke kota kecil di lembah Baliem, Wamena. Di sanalah banyumurti.net menikmati sajian kuiner yang unik Udang Selingkuh. Unik, alasannya udah yang hidup perairan sungai Baliem ini mempunyai badan yang berbeda dengan udang lainnya yang biasa kita santap. Badannya besar menyerupai udang galah tapi punya capit yang berpengaruh laksana kepiting. Aroma segar dengan semburat rasa anggun muncul dari dagingnya yang masih segar. Konon udang ini masih hasil tangkapan dari penduduk lokal, dan belum dibudidayakan sehingga belum tentu setiap ketika kita sanggup menikmatinya ketika berkunjung ke Wamena.22. Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sempat dua kali berkunjung ke kota Kupang, ibu kota NTT, dan sekali menyebrang ke Pulau Rote, pulau yang paling selatan dari negara Indonesia. Sayangnya alasannya waktu terbatas, tidak sempat mengeksplor masakan di dua kota ini. Tapi sebelum pulang, masih sempat mengunjungi Kedai Ibu Soekiran di Kupang yang menjual bermacam-macam oleh-oleh khas NTT, dan ada satu yang memikat banyumurti.net yaitu Sei Sapi. Sei yakni daging yang diasap dengan olahan khas NTT, biasaya memakai daging babi, tapi di kedai ibu Soekiran ini memakai daging sapi yang dijamin kehalalannya. Dibekukan dan dikemas dalam kemasan hampa udara memungkinkan sei sapi ini kita bawa pulang walau tanpa pengawet. Di rumah, Sei Sapi ini sanggup kita goreng atau paling yummy sanggup kita bikin oseng. Penasaran?23. Nusa Tenggara Barat (NTB)
Taliwang Khas Pak Udin. Rasa ayam taliwang bakar dengan yang pedas dengan semburat rasa manisnya begitu menggoda, apalagi ditemani dengan terong bakar pedas yang juga jadi favorit di daerah ini.
Yuk tengokin Kuliner pilihan dari provinsi lainnya:
Bagian 1 - Kuliner pilihan dari Sumatera dan Kalimantan
Bagian 3 - Kuliner pilihan dari Jawa dan Bali
Bagian 1 - Kuliner pilihan dari Sumatera dan Kalimantan
Bagian 3 - Kuliner pilihan dari Jawa dan Bali


Komentar
Posting Komentar